Click 3

Showing posts with label uang bebas. Show all posts
Showing posts with label uang bebas. Show all posts

Tuesday, 17 September 2013

Mekanisme Profit 30% MMM



Sistem piramida keuangan MMM bukanlah suatu sistem investasi yang memberikan profit dari bidang usaha investasinya. Jadi, tidak ada pemasukan dari bidang usaha apapun. Seluruh profit yang didapat murni berasal dari deposit partisipan lain, baik partisipan lama maupun baru. Pihak pengelola pun merupakan partisipan dari sistem ini, sehingga mereka bisa menggunakan profit & bonus yang mereka dapat untuk biaya operasional sistem ini.

Jadi, jika anda bertanya darimana profit 30% berasal? Dari pernyatan diatas, sebenarnya jawabannya sudah jelas, yaitu dari deposit partisipan lain, baik partisipan lama maupun baru. Seluruh profit dan bonus yang ada dalam sistem MMM murni berasal dari uang para partisipan yang melakukan deposit/Provide Help.

Mungkin yang membuat anda bertanya-tanya adalah mekanismenya, bagaimana kok sampai bisa memberikan profit sebesar itu?

Jika itu yang anda maksud, maka jawabannya akan kompleks. Karena disini menyangkut sistem keuangan, bukan bisnis yang menghasilkan profit. Dalam bisnis/investasi, profit yang berupa uang, didapat dari luar sistem bisnis tersebut. Baik itu dengan menjual barang/jasa secara langsung ataupun turut andil modal dalam suatu investasi. Sedangkan dalam sistem keuangan, profit yang didapat adalah dengan mendistribusikan stock uang yang ada dalam sistem tersebut. Sehingga stock uang yang ada dalam peredaran dapat digunakan oleh masyarakat secara bergantian. Ingat, uang itu adalah alat tukar yang berputar dari satu tangan ke tangan yang lain lewat suatu transaksi.
  
Beberapa mekanisme yang terlibat dalam sistem piramida keuangan seperti MMM ini adalah; uang bebas, stock, flow, distribusi uang bebas (yang dalam sistem MMM dilakukan secara gratis/dalam bentuk bantuan + profit), serta algoritma yang digunakan untuk menjaga keseimbangan flow/aliran uang keluar masuk sistem. 

Silahkan pahami stock & flow DISINI, uang bebas DISINI, dan algoritma DISINI.

Nah, dalam sistem piramida MMM ini, stock adalah uang bebas para partisipan. Sedangkan flow, adalah transaksi memberi & menerima bantuan, bukan kerja lalu dibayar, jual beli, ataupun investasi. Jadi sebenarnya, profit yang didapat hanyalah memberi kesempatan kepada partisipan untuk menggunakan stock uang bebas secara bergantian dalam sistem ini. Jadi tidak ada tambahan uang baru dalam jumlah uang yang beredar, karena hanya memutar stock yang ada dengan memberi & menerima bantuan. Sehingga tidak menimbulkan inflasi pada mata uang lokal/rupiah, meskipun profit yang diberikan cukup besar.

Sistem piramida seperti ini akan berjalan terus selama masyarakat percaya pada sistem. Yaitu partisipan secara berkesinambungan melakukan deposit/PH dan withdraw/GH, serta tidak melakukan withdraw secara bersamaan tanpa ada yang melakukan deposit.

Dan untuk menjaga keseimbangan aliran dana yang masuk dan keluar dari sistem, digunakan rumusan algoritma MMM. Berapa besar persentase profit dan bonus tidak menjadi masalah, selama tidak terlalu besar & keseimbangan algoritma tersebut tetap dijaga.

Dan yang bisa menjaga keseimbangan tersebut hanyalah para partisipan, bukan pengelola. Pengelola hanya memberikan sistem & media agar partisipan dapat melakukan flow, yaitu saling memberi dan menerima bantuan. Selama partisipan saling percaya serta mau memberi & menerima bantuan melalui sitem ini, maka selama itu pula keseimbangan sistem ini akan terjaga....

Sudah paham fractional reserve bangking....? 

Nah, sistem MMM memanfaatkan uang bebas masyarakat yang selama ini nganggur di bank, dan dimanfaatkan oleh pihak bank menggunakan rumusan fractional reserve bangkingnya. Sebenarnya secara garis besar, cara kerja sistem MMM mirip dengan cara kerja fractional reserve tersebut. Keduanya sama2 memanfaatkan uang bebas masyarakat yang disimpan di bank.

Hanya saja bank mendistribusikannya dalam bentuk hutang, yang harus dibayar kembali oleh peminjam + bunga. Dan jika 90% tersebut tidak dihutangkan oleh bank, maka uang tersebut akan benar2 nganggur di bank. Selama ini, secara akumulasi yang diambil masyarakat hanya 10% dari seluruh uang bebas yang ada di bank dari waktu ke waktu. Karena masyarakat tidak pernah mengambil uangnya secara bersamaan, maka bank bisa menjaga keseimbangan fractional reserve tersebut. Saat ada nasabah yang mengambil uangnya, disisi lain ada yang melakukan deposit.

Dengan hadirnya sistem MMM ini, maka uang yang nganggur tersebut akan didistribuskan dalam bentuk bantuan. Sehingga uang masyarakat yang selama ini nganggur di bank tidak hanya dimanfaatkan oleh pihak bank saja. Akan tetapi juga bermanfaat secara langsung kepada masyarakat, karena didistribusikan dalam bentuk bantuan secara langsung.

Sekarang, katakanlah MMM adalah suatu bank virtual yang menggunakan fractional reserve banking juga, dan hanya menerima uang nasabah dalam bentuk time deposit/ deposito berjangka, bukan  demand deposit/tabungan yang bisa diambil sewaktu-waktu. Lalu memberikan profit 30% perbulan + bonus referal & manajer. Jadi total profit yang diberikan perbulan lebih dari 30%, katakanlah total profit tersebut adalah 50%. Sehingga uang nasabah bank virtual ini tiap bulan naik menjadi 150%. Nah, terapkan 150% ini kedalam contoh fractional reserve banking yang ada di atas.

Silahkan dibayangkan logis dan tidaknya... Silahkan ambil kesimpulan sendiri...

Jika anda belum bergabung dan berminat untuk bergabung dengan MMM, saya sarankan hanya gunakan uang bebas anda. Jangan memaksakan diri, hanya untuk mendapatkan profit. Karena MMM bukanlah bisnis investasi, dan bantuan seharusnya tidak memberatkan partisipan. Ingat, tidak ada jaminan disini...!!! Satu2nya jaminan hanyalah kepercayaan para partisipan...

Friday, 23 August 2013

Cinta Gila



Sebenarnya dapat kita lihat, dari siklus cinta segitiga yang berat sebelah tersebut.... Dalam hubungannya antara pemerintah dengan rakyat, bank hanyalah sebagai PERANTARA untuk MENGUMPULKAN UANG BEBAS yang ada di masyarakat. Namun justru dia lah yang mengeruk keuntungan tak terbatas sepanjang masa dari percintaan tersebut......
Dan jika bank dihilangkan dari siklus itu pun, ternyata tidak ada masalah. Justru akan terjalin hubungan cinta gila antara pemerintah dan rakyat, tanpa pihak ketiga & tanpa perantara.... Karena sebenarnya rakyat bisa mencetak dan mengumpulkan uang bebas mereka sendiri, lalu meminjamkannya kepada pemerintah....
Lho kok rakyat yang mencetak uang.... ?
Karena pemerintah kan tidak mau repot2 mencetak uang.... dia kan lebih memilih berhutang daripada mencetak sendiri...., buktinya selama ini dia malah memberikan kekuasaan itu kepada pihak bank.... lalu dia berhutang kepada bank dan menyuruh rakyat membayarnya....
Lalu dengan cara apa rakyat mencetak uang....?
Tentu saja rakyat bisa membentuk suatu Lembaga Masyarakat sebagai pengganti bank. Suatu lembaga yang bertugas mencetak uang kertas serta mengumpulkan uang bebas yang ada di masyarakat.... dan keuntungan dari lembaga ini dibagikan secara merata kepada seluruh masyarakat....
Dan.... tugas pemerintah kan mudah, cukup membuat UU untuk menghapus UU 13/1968, lalu mememberikan kekuasaan untuk mencetak uang kepada lembaga masyarakat tersebut.... dan pemerintah tinggal berhutang kepada lembaga masayarakat ini....    beres tow....   enak tow... gitu aja kok repot....
Jadi..... uang bebas yang terkumpul di Lembaga Masyarakat tersebut dihutangkan kepada pemerintah. Lalu pemerintah membelanjakan uang tersebut sebagai gaji pegawai pemerintahan dan berbagai proyek pembangunan pemerintah....
Trus nanti masyarakat bayar pajak tuk bayar hutang pemerintah + bunganya kepada lembaga masyarakat tersebut.... trus keuntungannya dibagikan ke rakyat lagi... Trus oleh rakyat uang bebas itu dikumpulkan lagi dan dipinjamkan lagi ke pemerintah.... Trus.... trus..... trus.....  Muter2 tow.....
Edan tow...... suatu siklus gila yang tiada duanya di dunia ini.....
Beginilah jadinya cinta gila pemerintah dengan rakyat.... hanya muter2 uang hutang.... bisa jadi judulnya nanti “Sistem Kopi Kucing II”.... :-)
Jadi, siapakah yang kaya sebenarnya....? Bank, pemerintah, atau rakyat...?
Pintar sekali.....
Rakyatlah yang kaya, karena rakyatlah yang mempunyai kekayaan riil.... bank hanya menjadi perantara yang mengumpulkan kekayaan rakyat, sedang pemerintah hanya bisa berhutang dan menarik pajak dari rakyat......
Kalau begitu mengapa harus ada bank....?
Mengapa harus ada hutang pemerintah....?
Mengapa harus ada pajak....?
Mengapa harus ada cinta segitiga seperti itu....?
Mengapa ...... ?
Dan dari berbagai cinta tersebut..., mulai dari cinta segitiga, cinta terlarang, dan cinta gila...., semuanya memiliki inti permasalahan yang sama, yaitu HUTANG + BUNGA..... hubungan cinta yang ada hanyalah berdasarkan hutang.... bank untung, pemerintah linglung, rakyat buntung....
Ya... selama sistem keuangan yang digunakan adalah sistem kopi kucing - sistem riba uang hutang -,  maka apapun yang kita lakukan akan tetap menimbulkan permasalahan yang sama pula.... yaitu HUTANG YANG ABADI....
Karena sebagaimana yang telah kita ketahui, ternyata sistem uang hutang tersebut didesain oleh para bankir yang ingin memperbudak masyarakat.... dan tujuannya adalah untuk memperoleh keuntungan pribadi dengan memperbudak dan mengeruk kekayaan dari rakyat..... bukan menciptakan kesejahteraan bersama.... bukan demi kebaikan seluruh umat manusia.....
Selama sistem kopi kucing tersebut masih digunakan..., DIJAMIN sampai kapanpun rakyat tidak akan pernah merdeka dan sejahtera.....
Sekali lagi.... WANI PIRO...!!!

Free Money / Uang Bebas



Saya rasa anda sudah tahu apa uang itu & kenapa dibutuhkan....
Ya... uang merupakan alat tukar yang berupa suatu barang spesifik yang memiliki persamaan universal dengan harga/nilai barang dan jasa. Dan perbedaan antara uang dengan mata uang pun sudah anda ketahui kan..... ?
Jika mata uang digunakan untuk kebaikan bersama, maka mata uang tak ada bedanya dengan uang..... beda beda tipis lah....
Tapi sayang..., selama ini mata uang digunakan oleh sekelompok oligarki dan tirani untuk memperbudak kita selama ini.....
Fungsi utama dari uang sebenarnya adalah untuk mempermudah perputaran barang dan jasa antar manusia, bukan alat untuk menumpuk kekayaan....
Dan sebenarnya manusia hanya membutuhkan sedikit uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Memang kadang pada saat2 tertentu kita menginginkan suatu barang yang membutuhkan banyak uang. Namun tidak tiap hari tow......
Misalkan hari ini anda mendapatkan uang 5juta. Akankan anda membawa uang itu kesana kemari....? Apalagi jika uang itu dalam pecahan kecil semua, atau koin semua, akankah anda membawa karung berisi 5 juta kesana kemari.....?
Tidak kan....,
Memang suatu saat uang 5 juta itu akan anda gunakan semua.... Tapi pastilah anda akan menggunakannya secara bertahap. Dan selama itu pula sebagian besar uang anda menganggur. Bahkan mungkin sebelum uang itu habis, anda sudah mendapatkan uang lagi dari pekerjaan anda.
Nah..... saat kita mempunyai uang melebihi kebutuhan kita, pasti kelebihan uang itu menganggur. Karena uang itu menganggur maka uang itu akan kita simpan. Dan dimanakah tempat kita menyimpan uang yang aman selama ini....?
Jawaban anda pasti “bank”.... Apalagi uang nganggur anda itu cukup banyak, tidak mungkin tow anda letakkan dibawah kasur atau dalam celengan. Sudah tidak jamannya lagi.....
Uang nganggur itulah yang biasa disebut dengan “uang bebas”.....
Di masyarakat hampir semua orang, pada saat tertentu, memiliki uang bebas....  Dan secara akumulasi, seluruh uang bebas yang ada di masyarakat sangatlah banyak. 
Lalu muncul suatu pertanyaan.....
“Jika ada begitu banyak uang bebas di masyarakat, mengapa ada banyak orang kekurangan uang....? "
Ternyata...., masalahnya adalah uang bebas tersebut TERSEBAR TIDAK MERATA diantara orang2 dalam masyarakat. Orang2 dalam masyarakat memiliki uang bebas dalam jumlah yang berbeda-beda, dan pada waktu yang berbeda pula, serta tidak ada suatu mekanisme tertentu untuk mengelola dan memanfaatkan uang bebas tersebut.....
Seharusnya ada suatu mekanisme dalam masyarakat yang mengelola uang bebas tersebut agar tidak menganggur, dan bermanfaat untuk kesejahteraan bersama, sehingga tidak ada lagi orang yang kekurangan uang....